Peristiwa Rengasdengklok dan Perumusan Teks Proklamasi




Peristiwa Rengasdengklok dan Perumusan Teks Proklamasi

 Perjuangan menuju proklamasi kemerdekaan indonesia memuncak karena dorongan golongan muda. baik golongan tua maupun golongan muda sama-sama berpendapat bahwa kemerdekaan indonesia harus segera diproklamasi. namun, kedua golongan tersebut memiliki cara yang berbeda dalam melaksanakan proklamasi. golongan tua berpendapat bahwa indonesia dapat merdeka tanpa pertumpahan darah hanya jika tetap bekerja sama dengan jepang. mereka menggantungkanproklamasi kemerdekaan indonesia pada rapat panitia persiapan kemerdekaan indonesia (PPKI) yang diputuskan oleh jendral besar Terauchi. Sementara itu, golongan muda tidak sependapat dengan golongan tua. Golongan muda menganggap PPKI adalah badan organisasi milik jepang yang harus tunduk pada keinginan jepang. Golongan muda menghendaki terlaksananya proklamasi kemerdekaan dengan kekuatan sendiri dan tidak bergantung dengan jepang.

   Adanya perbedaan paham antara kedua golongan itulah yamg mendorong golongan muda untuk mengadakan rapat. Golongan muda dihadiri oleh Sukarni, Jusuf Kunto, dan Dr. Murwadi dari barisan pelopor, serta Sondancho Singgih. Rapat itu dilaksanakan dini hari tanggal 16 Agustus 1945 di Asrama Baperpi,Jalan Cikini 71 Jakarta, Adapun hasil keputusan rapat tersebut adalah melarikan Bung Karno dan Bung Hatta ke Rengasdengklok agar tidak terkena pengaruh Jepang, Golongan muda mendesak Soekarno Hatta agar cepat memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia.

   Sementara itu, di Jakarta, antara Ahmad Subardjo dari golongan tua dan wikana dari golongan muda tercapai kata sepakat bahwa proklamasi kemerdekaan harus  di laksanakan di Jakarta. Ahmad Soebardjo dari golongan tua memberikan jaminan bahwa selambat-lambatnya esok hari nya tanggal 17 Agustus 1945. Soekarno Hatta akan memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Adapun hasil kesepakatan itu juga mengemenyebutkan bahwa laksamana Tadashi Maeda bersedia menjamin keselamatan mereka selama di rumahnya dalam perumusan teks proklamasi.

   Atas keputusan tersebut, Sukarno Hatta  dijemput dan dikembalikan lagi ke jakarta menuju rumah laksamana Tadashi Maeda. Menjelang pagi tanggal 17 Agustus 1945, teks proklamasi  di rumuskan oleh Ir.Soekarno,Drs. Moh. Hatta dan Ahmad Subardjo yang disaksikan oleh Sayuti Melik, B.M. Diah, dan Sudiro. Teks tersebut kemudian diketik oleh sayuti melik. Pada hari Jumat, 17 Agustus 1945 , tepat pukul 10.00 WIB di Pegangsaan Timur No.56 Jakarta, teks proklamasi kemerdekaan indonesia dibacakan oleh Ir. Soekarno didampingi Drs. Moh. Hatta. setelah itu, acara dilanjutkan dengan pengibaran bendera merah putih oleh S. Suhud dan Sodancho Latief Hendraningrat serta diiringi lagu "Indonesia Raya". dihadiri sekitar 1.000 orang yang terdiri atas para pemimpin bangsa, kelompok pemuda pejuang, dan rakyat yang mengetahui peristiwa tersebut 

Komentar